Dokter Kecantikan D’Meryst Skin Clinic, dr Meri

Skincare adalah produk merawat kulit yang hasilnya perlu proses atau tidak instan. Hasil yang didambakan setiap pengguna tentu saja memiliki kulit sehat dan cantik. Dokter Kecantikan D’Meryst Skin Clinic, dr Meri mengatakan pada prinsipnya skincare adalah perawatan yang memberikan nutrisi pada wajah atau badan.

“Sebagaimana tubuh butuh makan, maka kulit juga membutuhkan nutrisi sebagai makanannya. Kalo kosmetik bersifat instan sehingga hasilnya bisa langsung terlihat atau bisa dirasakan,” ujar dr Meri.

Dijelaskannya bahwa kosmetik bukanlah investasi jangka panjang untuk wajah atau badan. Sebab Karena pada saat mencuci atau membersihkan kulit, otomatis kosmetik menjadi bersih dan hilang dari kulit.

dr Meri mengatakan ada beberapan manfaat menggunakan skincare secara rutin meliputi :

1. Mengurangi risiko masalah pada kulit seperti kusam, jerawat, komedo, beruntusan bahkan flex hitam.

2. Kalau rajin menggunakan skincare, maka akan didapatkan hasil yang maksimal seperti kulit wajah menjadi lembut, bersih, sehat, kenyal bahkan glowing.

3. Mencegah munculnya bintik hitam

4. Dapat memperlambat penuaan pada kulit.

5. Memulihkan kondisi kulit.

6. Melindungi kulit ketika menggunakan riasan wajah (make up).

“Penggunaan skincare harus rutin, karena kalo tidak rutin kita tidak mendapatkan hasil yang kita inginkan,” tegas dr Meri. Namun, ia juga membeberkan bahwa penggunaan skincare berlebihan dapat merusak kulit.

“Bisa menimbulkan alergi kulit yang ditandai dengan rasa gatal, muncul ruam yang kemerahan pada kulit, iritasi kulit, kulit seperti tertarik, wajah kehilangan minyak alami, bahkan timbul masalah wajah yang lainnya. Ada baiknya untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kita berkonsultasi pada ahlinya agar mendapatkan skincare yang tepat,” jelas dr Meri.

Selain itu, ada hal-hal yang harus dihindari dalam penggunaan skincare meliputi:

1. Over cleansing.

Kebersihan kulit itu nomor satu, sebab menjaga kebersihan kulit penting agar kulit terhindar dari berbagai masalah. Serta menjadi kunci juga dari proses penyerapan skincare yang sempurna.

Cleansing menjadi tahap awal dalam skincare rutin sayangnya banyak yg masih melakukan kesalahan dalam membersihkan kulit.

Over cleansing (membersihkan wajah secara berlebihan) karena normalnya cleansing dilakukan dua kali sehari saja sudah cukup untuk mengangkat sisa make up, polutan, debu dan sebum di kulit.

Jika kita mencuci muka menggunakan cleanser lebih dari 2-3 kali dalam sehari maka kulit akan terasa kering, kesat, muncul kemerahan dan rasa perih yang berakibat buruk pada kulit. Maka solusinya hindari mencuci muka terlalu sering.

2. Over exfoliating.

Exfoliasi yang rutin harus dilakukan dengan benar akan membantu permasalahan kulit seperti kulit kusam, bertekstur, dan penyumbatan pada pori-porin.

Terlalu sering mengexfoliasi kulit justru dapat merusak skinbareeier dan butuh waktu lama untuk memulihkan kondisi kulit seperti semula.

Maka exfoliasi dilakukan secukupnya saja yakni, paling banyak dua kali dalam seminggu dan tidak dilakukan secara berturut-turut.

3. Over moisturizing.

Moisturizer adalah basic skincare yang tahapnya tidak boleh dilewati, hal ini untuk menjaga kulit tetap lembab dan terhedrasi.

Kelebihan dalam penggunaan moisturizer dapat menyebabkan penumpukan produk dikulit dan menyumbab pori-pori sehingga timbul komedo pada kulit.