Bukan rahasia lagi bahwa wanita menggunakan kutek sebagai bagian dari usaha mempercantik diri. Saat ini, banyak sekali jenis kutek yang dapat dipilih oleh wanita, mulai dari kutek tradisional hingga kutek nontoksik dan kutek halal. Ada juga kutek gel yang diklaim lebih awet ketimbang kutek yang lain.

Hingga saat ini, kutek digunakan sebatas untuk mempercantik kuku. Meski demikian, kalian tetap harus memperhatikan tata cara pemakaiannya maupun bahan yang terdapat pada kutek tersebut untuk menghindari efek buruk pada kuku maupun kulit secara keseluruhan.

Beberapa kebiasaan yang dilakukan dalam saat mengaplikasikan kutek ternyata ada yang salah loh. Kebiasaan sederhana ini justru membuat kutek jadi tidak maksimal dan bahkan mempengaruhi kesehatan. Apa saja? berikut tim WowKeren rangkum 8 hal yang ternyata salah ketika mengaplikasikan kutek. Yuk disimak!

1. Menggunakan Kutek Saat Jari Kotor

Menggunakan Kutek Saat Jari Kotor

Membiarkan jari kotor saat memulaskan kutek adalah kesalahan yang cukup sering dilakukan oleh semua wanita. Melapisi kuku dengan kutek ketika kuku kotor adalah sama saja dengan memerangkap kuman di kuku kalian. Kuman akan tetap berada di kuku kalian dalam waktu yang lama dan bisa menimbulkan beberapa masalah.

Untuk itu, sebelum memulas kutek, pertama-tama bersihkan terlebih dahulu kuku kalian dengan menggunakan sikat gigi dan sabun. Selain itu, kuku yang kotor akan membuat tampilan warna pada kuku tidak sempurna dan cantik.

2. Tidak Menggunakan Base Dan Top Coat

Tidak Menggunakan Base dan Top Coat

Walaupun terkesan tidak penting dan membuang waktu, base coat dan top coat, mempunyai peran penting dalam pengaplikasian kutek. Base coat umumnya digunakan sebagai dasar sebelum kalian mewarnai kuku. Fungsi dari base coat adalah untuk melindungi dan menutrisi kuku. Selain itu, base coat juga membuat cat kuku menempel lebih lama.

Di sisi lain, top coat merupakan finishing yang kalian gunakan setelah memakai kutek. Tidak hanya kuku kalian saja, top coat juga berfungsi melindungi kutek yang kalian gunakan. Top coat dapat memberikan hasil akhir kuku yang berkilau dan mencegah kutek mengelupas.

3. Membersihkan Kutek Yang Belepotan Dengan Cotton Bud

Membersihkan Kutek Yang Belepotan Dengan Cotton Bud

Saat mengaplikasikan kutek di rumah, kalian mungkin menyiapkan cotton bud untuk membersihkan warna kutek yang belepotan. Namun, penggunaan cotton bud ternyata merupakan ide yang buruk. Penggunaan cotton bud tidak bisa mengangkat cat kuku secara maksimal, serta berpotensi membuat serat kapas tersangkut pada cat kukut yang masih basah.

Sebagai gantinya, gunakan kuas makeup yang sudah tidak terpakai. Celupkan flat brush ke dalam penghapus kutek dan bersihkan noda segera saat kutek masih basah, sehingga lebih mudah dihapus. Selain flat brush, gunakan juga filbert-head brush yang bisa didapatkan di toko perlengkapan menggambar.

4. Memotong Kutikula

Memotong Kutikula

Memotong kutikula atau lapisan kulit tipis di sekitar kuku memang bisa memberi kesan bersih dan cantik. Namun hal ini bisa berdampak buruk untuk kesehatan. Kutikula merupakan bagian dari kulit yang menghalangi bakteri berbahaya masuk ke dalam matriks kuku (area yang memegang akar kuku).

Ketika kutikula dipotong maka bakteri akan lebih mudah masuk dan menyebabkan kuku terinfeksi. Infeksi bakteri pada kuku dapat menyebabkan pertumbuhan kuku terhambat. Salah satu infeksi yang disebabkan oleh kutikula yang dihilangkan atau didorong ketika manicure adalah paronikia. Radang pada kuku akibat infeksi atau paronikia ini muncul dan berkembang di sepanjang permukaan kuku. Jika tidak diobati, paronikia bisa bertambah parah.

5. Terlalu Sering Mengocok Kutek

Terlalu Sering Mengocok Kutek

Terlalu sering mengocok botol kutek sebelum mengaplikasikannya ini membuat hasilnya tidak maksimal. Mengocok botol kutek akan memengaruhi kondisi isinya. Mengocok botol kutek dapat menjebak udara di dalamnya dan menciptakan gelembung-gelembung kecil.

Selain itu, gelembung juga bisa terbentuk ketika kalian memasukkan kuas ke dalam kemasan secara berulang. Alih-alih mengocok, kalian bisa menggulirkan botol kutek pada telapak tangan untuk meratakan isi produk.

6. Mengoleskan Kutek Terlalu Tebal

Mengoleskan Kutek Terlalu Tebal

Banyak orang beranggapan, mengaplikasikan kutek adalah dengan secara tebal. Padahal kutek yang diaplikasikan secara berlebihan, akan membuat permukaan menjadi tidak rata, dan menambah waktu proses pengeringan kutek. Cara yang benar untuk mengaplikasikan kutek adalah memulainya dari bagian tengah, dan dilanjutkan dengan kedua sisinya.

Hal tersebut bertujuan untuk membuat semua bagian memiliki ketebalan yang sama. Selain itu, kalian lebih baik mengoleskan kutek secara tipis-tipis namun berulang kali dari pada hanya sekali namun tebal.

7. Melakukan Kegiatan Dengan Air Hangat Setelah Memakai Kuteks

Melakukan Kegiatan Dengan Air Hangat Setelah Memakai Kuteks

Perlu diketahui bahwa air hangat adalah musuh alami cat kuku. Air hangat dapat mengangkat cat dari kuku dan membuatnya pecah. Dalam waktu dua jam setelah pengaplikasian kutek, kuku akan sangat rentan terhadap aktivitas yang melibatkan air hangat. Hal ini dikarenakan kuteks akan melembut, dan membuatnya mudah untuk terkena noda.

Untuk itu kalian sebaiknya memberi jeda sekitar enam jam sebelum melakukan aktivitas yang melibatkan air hangat dan jari-jari kalian, seperti keramas atau mencuci piring. Namun, apabila terpaksa harus segera melakukannya, gunakan sarung tangan agar kuku terlindungi dari air hangat.

8. Menghapus Kutek Dengan Cara Dikikir Atau Dikerok

Menghapus Kutek Dengan Cara Dikikir Atau Dikerok

Selain kutek biasa, ada juga kutek gel yang lebih awet namun juga lebih sulit dihapus. Kebanyakan salon memasang tarif mahal untuk menghapus kutek gel. Maka dari itu, kebanyakan orang ada yang menghapus kutek dengan mencabut atau dengan mengikir kuku pakai buffer sendiri di rumah.

Sayangnya, hal ini bisa membuat beberapa lapisan kuku terangkat dan kuku jadi sangat tipis. Cara yang benar untuk menghapus kutek gel adalah dengan pakai aseton. Kalian bisa menggunakan kapas yang sudah direndam dengan aseton. Setelah itu, kapas tersebut diletakkan di atas kuku berkutek yang ingin dihapus. Sesudahnya, lapisi kuku dan kapas dengan kertas foil selama 15 menit. Ketika dibuka, nantinya kutek sudah menjadi lunak dan bersihkan kuku dengan alat manicure serta air bersih.