Pemakaian hand sanitizer kerap menuai pro kontra. Pasalnya, hand sanitizer tidak dapat membersihkan tangan secara ekstra seperti memakai sabun dan air.

Tak hanya itu, hand sanitizer mengandung ethyl alcohol, isopropyl alcohol serta triclosan yang tinggi. Sehingga, efeknya pada kulit juga dipertanyakan.

Dilansir dari Times of India, Sirisha Singh, Dermatologis mengungkapkan, pemakaian hand sanitizer secara rutin dapat membuat kulit kering, kemerahan, bahkan eksim.

Jika terlalu sering, pemakaian hand sanitizer bisa menyebabkan gatal, luka dan perih. Terutama, ketika terkena zat asam seperti lemon dan cuka.

Pemakaian hand sanitizer secara rutin juga menyebabkan penipisan pada kulit. Sehingga, kulitmu akan lebih rentan terhadap sinar UV dan menyebabkan pigmentasi.

Kesehatan kukumu juga terancam ketika memakai hand sanitizer. Kukumu bisa mengalami peradangan, bengkak dan perubahan warna.

Jadi, apakah kita harus menghentikan pemakaian hand sanitizer? Penelitian membuktikan bahwa mencuci tangan dengan sabun dan air lebih efektif.

Jika masih ingin memakai hand sanitizer dan sering mencuci tangan, kamu perlu menggunakan pelembap serta tabir surya untuk melindungi kesehatan kulit.