Ketika bicara soal minyak kemiri, kamu mungkin akan langsung mengasosiasikannya dengan kesehatan rambut. Ya, manfaat minyak kemiri untuk rambut memang sangat banyak, dan itu bukan sekadar mitos.

Kemiri (Aleurites moluccanus) merupakan buah dari pohon kemiri yang memang banyak tumbuh di daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Bentuk buahnya mirip kacang walnut sehingga banyak orang yang juga menyebutnya sebagai walnut Indonesia.

Meski demikian, tidak seperti kacang walnut, kemiri tidak boleh dikonsumsi mentah-mentah karena beracun.

Kemiri harus diolah (dimasak atau dijadikan minyak) terlebih dahulu agar manusia dapat merasakan manfaatnya, misalnya untuk meredakan asma, penyakit pencernaan, hingga menguatkan rambut.

Secara umum, kemiri banyak diolah menjadi berbagai produk kesehatan. Minyak kemiri banyak digunakan untuk mengatasi nyeri sendi, menyembuhkan luka bakar, luka sayatan, luka sengatan matahari, hingga menaikkan kerja sistem imun.

Manfaat minyak kemiri untuk rambut dan kulit kepala juga banyak. Berikut beberapa di antaranya:

1. Mencegah rambut kering

Manfaat minyak kemiri yang pertama adalah melembapkan rambut karena kandungannya kaya akan asam amino dan asam lemak esensial yang dapat menembus hingga ke dalam lapisan kulit kepala. Hal ini membuat minyak kemiri dapat membuat rambut terlihat sehat dan tidak kering.

2. Membuat rambut berkilau

Minyak kemiri juga mengandung asam gamma-linoleic yang dapat berfungsi sebagai conditioner alami bagi rambut. Fungsinya pun sama, yakni mengembalikan kelembapan rambut sehingga rambut akan tampak berkilau.

3. Menumbuhkan rambut

Manfaat minyak kemiri untuk rambut juga dapat dirasakan mereka yang mengalami rambut rontok atau mengarah pada kebotakan. Pasalnya, minyak kemiri memiliki sifat mencegah rambut rontok dan menstimulasi pertumbuhan rambut baru.

4. Menguatkan rambut

Minyak kemiri juga dapat digunakan sebagai masker rambut yang memiliki efek menguatkan rambut. Manfaat minyak kemiri untuk rambut ini masih berhubungan dengan kandungan asam linoleic dan linolenic pada minyak kemiri, yang memang mampu melapisi, menutrisi, serta melembapkan rambut, bahkan memperbaiki rambut yang bercabang.

5. Mencegah ketombe

Kemampuan minyak kemiri untuk melembapkan rambut bukan hanya menyehatkan kulit kepala, namun juga dapat mencegah terjadinya ketombe.

6. Mengatasi gejala psoriasis

Ketika kulit kepala kering, berbagai masalah kulit dapat terjadi. Salah satunya adalah psoriasis yang ditandai dengan munculnya kulit bersisik, gatal, dan rambut rontok. Untuk mengatasi ini, kita setidaknya butuh pelembap kulit kepala yang sekaligus dapat meringankan peradangan dan gatal. Minyak kemiri sebetulnya dapat melakukan tugas tersebut. Hanya saja, penelitian mengungkapkan minyak kemiri hanya dapat mengurangi gejala psoriasis dalam skala kecil.

7. Aman untuk kulit sensitif

Banyak produk kecantikan rambut yang tidak aman digunakan ke kulit kepala. Alhasil, efek samping merugikan bisa muncul.

Untungnya, manfaat minyak kemiri untuk rambut sangat aman untuk kulit sensitif. Sebab, ia adalah produk kecantikan rambut alami yang langsung diambil dari alam.

8. Melembapkan kulit kepala

Manfaat minyak kemiri juga dapat melembapkan kulit kepala, sebab ia mengandung tannin, yang merupakan antioksidan. Kandungan tannin di dalam minyak kemiri dapat membantu kulit kepala menjadi bersih dan terbebas dari bakteri!

9. Menjaga dari kerusakan akibat sinar matahari

Manfaat minyak kemiri yang satu ini datang dari kandungan Vitamin E-nya. Sebab, vitamin E dikenal dapat menjaga kerusakan kulit kepala akibat paparan sinar matahari yang terlalu lama. Vitamin E bekerja dengan cara menetralisir radikal bebas dan menjaga sel membran dari kerusakan akibat sinar matahari.

kemiri – Foto: shutterstock

Cara membuat minyak kemiri untuk rambut

Minyak kemiri sudah banyak dijual di pasaran dengan berbagai merek. Tetapi, tidak ada salahnya jika kamu ingin membuatnya sendiri, apalagi cara membuat minyak kemiri untuk rambut cukup mudah.

Bahan yang harus kamu siapkan pun hanya kemiri yang sudah lepas dari cangkangnya (bisa dengan mudah dibeli di pasar). 

Semakin banyak jumlah kemiri yang diolah, semakin banyak minyak kemiri yang dihasilkan.

Berikut beberapa cara membuat minyak kemiri untuk rambut yang dapat kita praktikkan di rumah:

Dibakar: biji kemiri dibakar sampai kehitaman, kemudian diblender atau digerus menggunakan cobek hingga keluar minyaknya. Saring dengan saringan kawat atau lap bersih untuk memisahkan minyak dengan ampas kemiri.

Disangrai: sangrai (masak pada wajan tanpa minyak) biji kemiri hingga kehitaman, kemudian tumbuk atau blender sampai mengeluarkan minyak. Saring dengan saringan kawat atau lap bersih untuk memisahkan minyak dengan ampas kemiri.

Dioven: panaskan biji kemiri dalam oven hingga 15 menit, kemudian keluarkan dan biarkan berada pada suhu ruangan. Tumbuk biji kemiri, kemudian masukkan dalam toples kaca. Jemur di bawah sinar matahari hingga minyak kemiri keluar (maksimal 2 minggu), lalu simpan di kulkas.

Tanpa pemanasan: biji kemiri yang sudah bersih bisa langsung diparut atau diblender dengan mencampurkan sedikit air (agar mudah diblender). Kemudian masak campuran kemiri dengan air tersebut hingga menghasilkan minyak kemiri.

Kemiri yang dipanaskan terlebih dahulu sebelum dihancurkan akan menghasilkan minyak yang berwarna kehitaman.

Sedangkan, cara membuat minyak kemiri tanpa dipanaskan terlebih dahulu akan menghasilkan hasil akhir yang lebih bening, tapi kuantitasnya lebih sedikit.